Kamu. Di mimpiku. Asing

Semalam, ada hal yang berbeda dari malam (atau pagi) biasanya.
Saat orang bersiap untuk salat subuh, aku bersiap untuk istirahat.
Dalam waktu 4 jam itu kamu datang.

Tanpa permisi.

Asing.

Tapi anehnya hati ini tak menolak.
Malah merasa nyaman dan tenang.

Aku kaget.

Sangat bahkan, terutama mengingat fakta kamu bukan siapa-siapaku.

Status kita adalah teman.

Tidak lebih.

Bukan pengagum.

Juga bukan pencinta.

Tapi aku senang kamu ada didekatku...
walau hanya dalam mimpi.

Datang lagi di mimpiku, ya?

Comments

Post a Comment

What are you thinking? Tell it to me!

Popular Posts